Sistem Operasi

BAB 3

“SISTEM OPERASI”


A. Perkembangan Sistem Operasi (OS)

 



Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras, dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer.

Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam lima generasi, yaitu :

a) Generasi Awal (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung oleh pengguna.

 

b) Generasi Kedua (1955-1965

Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS

 

c) Generasi Ketiga (1965-1980)

Sistem operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pemakai, dimana para pemakai berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan / Batch Processing System)

 

d) Generasi Keempat (1980 – 2000-an)

Pada masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface(GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

 

e) Generasi Selanjutnya

Pada generasi ini diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi dan Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, Laptop, Notebook dan NetBook. Sistem Operasi jaringan virtual juga berkembang, sehingga dalam satu jaringan hanya diinstal satu buah Sistem Operasi pada perangkat Server.

Pada masa ini, diperkenalkan virtualization sistem yaitu satu komputer dapat diclonning secara virtual menjadi lebih dari satu komputer (sistem operasi) yang dapat bekerja bersama-sama, Cross Platform Operating System (multiboot system) yang dapat menggabungkan dua atau lebih Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.

 

B.    Konsep Embedded System



Embedded system atau sistem tertanam merupakan sistem komputer khusus yang dirancang untuk menjalankan tugas tertentu dan biasanya sistem tersebut tertanam dalam satu kesatuan sistem. Sistem ini menjadi bagian dari keseluruhan sistem yang terdiri atas mekanik dan perangkat keras lainnya. Kata embedded menunjukkan bagian yang tidak dapat berdiri sendiri. Berbeda dengan sistem digital yang didesain untuk general purpose. Embedded system biasanya diimplementasikan dengan menggunakan mikrokontroler, sistem embedded dapat memberikan respon yang sifatnya real time dan banyak digunakan pada peralatan digital, seperti jam tangan.Embedded system adalah sistem dengan ciri-ciri sebagai berikut :

1. Mempunyai computing power.

2. Bekerja di lingkungan luar ruangan IT. Jadi kemungkinan besar tidak dilengkapi dengan AC dan menghadapi gangguan dari luar seperti getaran dan debu.

3. Memiliki tugas yang spesifik. Beda dengan PC atau Server yang relatif lebih multi purpose.

 

 

C.   Manajemen Input dan Ouput


Pengertian Manajement Input Output

Dalam sistem komputer manajemen i/o sangat diperlukan, karena i/o adalah sarana user untuk bisa berkomunikasi dengan komputer. Manajemen i/o pun diperlukan agar user dapat langsung menggunakan perangkat i/o tanpa harus menginialisasi terlebih dahulu. Oleh karena itu, dalam setiap system operasi selalu terdapat i/o manager.

 

Beberapa fungsi  manajement input /output :

1.  Mengirim perintah ke perangkat input / output agar menyediakan layanan

2.  Menangani interupsi perangkat input / output

3.  Menangani kesalahan perangkat input /output

4. Menyediakan interface ke pemakai

 


Teknik Management Input dan Output

1.      1. I/O Terprogram

Pada I/O terprogram, data saling dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU mengeksekusi program yang memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung, seperti pemindahan data, pengiriman perintah baca maupun tulis, dan monitoring perangkat.

Kelemahan teknik ini adalah CPU akan menunggu sampai operasi I/O selesai dilakukan modul I/O sehingga akan membuang waktu, apalagi CPU lebih cepat proses operasinya. Dalam teknik ini, modul I/O tidak dapat melakukan interupsi kepada CPU terhadap proses – proses yang diinteruksikan padanya. Seluruh proses merupakan tanggung jawab CPU sampai operasi lengkap dilaksanakan.

 

2.      2. I/O Interrupt

Teknik interrupt – driven I/O memungkinkan proses tidak membuang – buang waktu. Prosesnya adalah CPU mengeluarkan perintah I/O pada modul I/O, bersamaan perintah I/O dijalankan modul I/O maka CPU akan melakukan eksekusi perintah – perintah lainnya. Apabila modul I/O telah selesai menjalankan instruksi yang diberikan padanya akan melakukan interupsi pada CPU bahwa tugasnya telah selesai. Dalam teknik ini kendali perintah masih menjadi tanggung jawab CPU, baik pengambilan perintah dari memori maupun pelaksanaan isi perintah tersebut.

 

3.      3. Direct Memory Access (DMA)

Teknik yang dijelaskan sebelumnya yaitu I/O terprogram dan Interrupt-Driven I/O memiliki kelemahan, yaitu proses yang terjadi pada modul I/O masih melibatkan CPU secara langsung.

 


D.  Konsep Manajemen Memori

 

Definisi Manajemen Memori

Manajemen memori (Memory Manager) adalah salah satu bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses mana yang diletakkan pada antrian. Ada beberapa macam jenis memori diantaranya, Memori Kerja (ROM/PROM/EPROM/EEPROM, RAM, Cache memory) dan  Memori Dukung ( Floppy, harddisk, CD, dll)

 

Manajemen Memori

1. Manajeman Memori Statis

Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses dimemori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.

 

2. Manajemen memori dinamis

Dengan pemartisian dinamis , jumlah, lokasi dan ukuran proses dimemori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.

 

Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi memori Terdapat 2 (dua) cara menempatkan informasi ke dalam memori kerja, yaitu:


1.Alokasi Memori Berurutan (Contiguous Allocation)

Pada alokasi memori berurutan, setiap proses menempati satu blok tunggal lokasi memori yang berurutan.

Kelebihan : sederhana, tidak ada rongga memory bersebaran, proses berurutan dapat dieksekusi secara cepat.

Kekurangan: memori boros, tidak dapat disisip apabila tidak ada satu blok memori yang mencukupi


2. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)

Program/proses ditempatkan pada beberapa segmen berserakan, tidak perlu saling berdekatan atau berurutan. Biasanya digunakan untuk lokasi memori maya sebagai lokasi page-page.

Kelebihan:sistem dapat memanfaatkan _ memori utama secara lebih efesien, dan sistem opersi masih dapat menyisip proses bila jumlah lubang-lubang memori cukup untuk memuat proses yang akan dieksekusi.

Kekurangan:memerlukan pengendalian yang lebih rumit dan memori jadi banyak yang berserakan tidak terpakai.

 

Fungsi manajemen memori :

1. Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.

2. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.

3. Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.

4. Mengelola swapping antara memori utama dan disk.

 

E.  Virtual Memory



Pengertian Virtual Memory

Virtual Memory adalah suatu teknik yang memisahkan antara memori logis dan memori fisiknya. Memori logis merupakan kumpulan keseluruhan halaman dari suatu program. Tanpa memori virtual, memori logis akan langsung dibawa ke memori fisik (memori utama). Disinilah memori virtual melakukan pemisahan dengan menaruh memori logis ke secondary storage (disk sekunder) dan hanya membawa halaman yang diperlukan ke memori utama (memori fisik). 

 

Tujuan Virtual Memory

Virtual Memory digunakan dengan membuat suatu file khusus yang disebut swapfile. Virtual memory digunakan pada saat sistem operasi kehabisan memori, dimana sistem operasi akan memindahkan data yang paling terakhir diakses kedalam swapfile di hardisk.

 

Fungsi Virtual Memory

1. Menangani kelebihan “beban” RAM

2. Berperan sebagai RAM cadangan, tapi tidak menggantikan fungsi RAM

3. Menyimpan data dari RAM, tapi tidak meneruskannya ke processor

4.Data yang disimpan pada virtual memory (paging file) bersifat sementara

 

 

F.  Konsep Manajemen File

 

Pengertian Manajemen File

Manajemen file merupakan metode dan struktur data yang digunakan oleh sistem operasi dengan tujuan mengatur dan mengorganisasi file pada disk ataupun pada partisi. Manajemen file juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file dengan cara tertentu.

 

Fungsi Manajemen File

1.Mampu menciptakan, modifikasi, serta menghapus file

2.Mekanisme penggunaan file secara bersama

3.Kemampuan dalam backup dan recovery untuk mencegah kehilangan file karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi.

4.Pengguna dapat mengacu file dengan nama simbolik (Symbolic name) bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.

5.Pada lingkungan yang sensitif dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.

6.Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.

 

Sasaran Manajemen File


1.Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pengguna.

2.Menjamin data pada file adalah valid.

3.Optimasi kinerja.

4.Menyediakan dukungan input/output berbagai jenis perangkat penyimpanan.

5.Meminimalisir potensi kehilangan atau perusahaan data.

6.Menyediakan sekumpulan rutin interface input/output.

7.Menyediakan dukungan input/output banyak pengguna di sistem multiuser.

 


G. SISTEM OPERASI

        1. DOS



Mengenal Sistem Operasi DOS, Mengapa DOS adalah Sistem Operasi ...


 

Disk Operataing System atau DOS adalah suatu sistem operasi komputer yang memakai interface command – line dan sering digunakan oleh pengguna komputer pada tahun 1980-an. DOS merupakan suatu sistem operasi yang dipakai untuk mengelola semua sumber daya yang ada pada komputer.

 

Para penggunanya berinteraksi dengan DOS dengan cara memberikan perintah-perintah menggunakan keyboard komputer. Penggunanya harus mengetikan perintah dengan keybord, lalu perintah yang diberikan akan diterjemahkan oleh sistem DOS sesuai dengan fungsi perintah tersebut.

 

Perintah yang ada pada DOS misalnya seperti nama file program yang ber-extension atau berakhiran .bat, .exe dan lain-lain. Selain mengetikan nama-nama file dari program perintah DOS juga biasanya digabungkan dengan berbagai macam prameter yang dimana penulisan prameter tersebut setelah nama file program, jadi dapat disimpulkan bawah DOS merupakan suatu sistem operasi yang berguna untuk mengelola sistem komputer.

 

    2. WINDOWS



Microsoft discontinues support for Windows 7: What users need to ...

 

Windows merupakan sebuah sistem operasi yang diciptakan oleh Microsoft, dimana sistem operasi ini menyediakan antarmuka grafis (GUI / Graphical User Interface) agar lebih mudah dioperasikan.

Dengan adanya Windows, pengguna tidak perlu lagi mengetikkan perintah melalui command line layaknya pada MS-DOS. Cukup dengan menggunakan mouse atau keyboard, pengguna dapat memberikan perintah untuk membuka menu, kotak dialog, menjalankan aplikasi, menghapus file dan lain sebagainya.

 


    3. UNIX

 


UNIX adalah sistem operasi (OS) yang dikembangkan pada tahun 1965 melalui proyek sebelumnya yang disebut Multiplexed Information and Computing Service atau disingkat Multics dengan harapan bahwa UNIX akan menjadi sistem operasi yang bisa melakukan portable, multitasking dan bisa dipakai oleh lebih dari satu user atau multiuser.

 

Portabilitas (UNIX dapat diterapkan ke berbagai jenis komputer)Multiuser (UNIX dapat digunakan oleh lebih dari satu pengguna secara bersamaan)Multitasking (UNIX melakukan banyak proses secara bersamaan)Sistem file hierarkiUtilitas, program disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna

 

Kelebihan UNIX

 

UNIX adalah sistem operasi yang hampir gratis.Multitasking, bisa menjalankan banyak tugas bersamaan pada satu waktu.Sistem file hirarkis, mengatur informasi atau data dalam bentuk yang mudah diingat dan diakses.Portabilitas, yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan komputer lain.Multiuser, bisa dipakai oleh banyak user sekaligus.Sistem file yang stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, pengembangan Java klien-Internet.Memiliki kinerja yang lebih baik daripada Windows NT.

 

Kekurangan UNIX

 

Sulit digunakan untuk pengguna biasaTampilan kurang menarikMasih belum banyak game besar yang mau berjalan di platform ini.Membutuhkan memori yang cukup besarBeberapa perangkat keras sulit untuk menyediakan driver untuk Linux.


    4.  LINUX

 


Linux adalah sistem operasi yang menggunakan kernel linux. Kernel sendiri adalah bagian terkecil dari sistem operasi yang bertugas untuk melakukan manajemen cpu, memori dan perangkat –perangkat tambahan lain.

Linux adalah OS yang bersifat open source, yang berarti kode-kode sumber linux dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas oleh siapapun. Lisensi linux yang berada dibawah naungan GNU pun Gratis, kita tidak perlu mengeluarkan biaya sedikit pun jika ingin menggunakannya.

 

Kelebihan dan Kekurangan Linux

Setiap sistem operasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Linux sebagai sistem operasi open source tentunya memiliki banyak kelebihan. Berikut ini adalah kelebihan dari Linux.


1. Lisensi Gratis

Linux merupakan sistem operasi yang dapat digunakan oleh siapa saja dengan gratis. Berbeda dengan sistem operasi lain seperti windows yang memerlukan biaya untuk menggunakannya.

2. Menggunakan Kode 32 bit

Dengan menggunakan kode menjadikan Linux berjala dengan baik dan meminimalisir terjadinya crash saat menjalankan aplikasi. Pengguna juga tidak perlu khawatir saat menginstal aplikasi yang tidak sesuai dengan kode bit Linux .

3. Tingkat Keamanan Tinggi

Walaupun bersifat open source, namun Linux memiliki tingkat keamanan yang tinggi dibandingkan sistem operasi lain. Dengan sistem keamanan yang tinggi menjadikan Linux aman dari serangan virus yang dapat mengancam data-data dikomputer.

4. Tampilan Grafis Bagus

Dalam setiap versidan jenis Linux yang dirilis terlihat jelas bahwa Linux sangat memperhatikan dalam hal grafis. Sebagai contoh pada Linux Ubuntu yang memiliki user interface yang bagus dan eye catching.

5. Kode Sumber Linux Dapat Dimodifikasi

Dengan sifat Linux yang open source memungkinkan kode sumber dari Linux untuk dilakukan modifikasi. Tentu hal ini sangat menarik perhatian para programmer.

6. Cocok Dijadikan Sebagai Komputer Server

Linux merupakan sistem operasi yang ringan dan stabil sehingga sangat cocok untuk dijadikan komputer server, admin, dan dapat juga sebagai komputer personal.Salah satu jenis linux yang digunakan sebagai server adalah Linux Debian.

7. Lebih Ringan Ketika Dijalankan

OS linux tidak membutuhkan sumber daya atau resources yang besar untuk menjalankannya, ia bahkan dapat berjalan pada komputer jadul sekalipun. TInggal kita sesuaikan saja dengan kebutuhan kita.

 

Kekurangan Linux

Selain memiliki kelebihan yang disebutkan di atas, Linux juga masih memilik beberapa kelemahan.

 

1. Membutuhkan Keahlian Lebih

Dikarenakan Linux masih jarang digunakan oleh masyarakat umum sehingga belum banya teknisi yang mampu melakukan troubleshooting terhadap permasalahan yang ada di dalam Linux.

2. Kurangnya Dukungan Software

Beberapa software populer yang sering digunakan seperti Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan aplikasi populer lainnya tidak kompatibel di sistem operasi Linux.

3. Proses Instalasi dan konfigurasi Sulit

Proses instalasi Linux sedikit lebih sulit dibanding windows, terkecuali pada beberapa distribusi linux yang ditujukan untuk para pengguna awam, seperti misalnya linuxmint.





Referensi

http://blog.unnes.ac.id/setyani/2016/04/01/sejarah-perkembangan-sistem-operasi/

https://febriadisantosa.weebly.com/knowledge/embedded-system

http://sisteminformasi-stmik.blogspot.com/2016/05/manajemen-io-inputoutput.html

https://garudacyber.co.id/artikel/650-konsep-dasar-dan-definisi-proses-pada-sistem-operasi

http://sistemoperasitakbirmiswar.blogspot.com/2016/04/manajemen-memori.html

http://www.mampirlah.com/teknik-informatika/pengertian-tujuan-dan-fungsi-virtual-memory.html

https://www.ruangguru.co.id/manajemen-file-pengertian-fungsi-sasaran-sifat-penamaan-struktur-dan-atributnya-terlengkap/

https://www.dosenpendidikan.co.id/dos-adalah/

http://sistem-operasi-windows-x.blogspot.com/2015/09/sistem-operasi-windows.html

https://www.it-jurnal.com/apa-perbedaan-linux-dan-unix/

http://iforworld.blogspot.com/2015/10/sistem-operasi-dan-program-utilitas.html

Komentar